Donald Trump
Keluarkan Larangan Visa untuk 7 Negara Muslim
Setelah
dilantik pada 20 Januari 2017, Presiden Amerika SerikatDonald Trump telah
menandatangani 10 perintah eksekutif (executive order).Dikutip dari SBS pada Kamis (26/1/2017), laporan CNN pada Rabu lalu menyebutkan bahwa ia
masih akan mengumumkan beberapa executive
order lain berkaitan dengan
visa dan pengungsi.
Menurut laporan
tersebut, President Trump memutuskan sesuai dengan janji sewaktu kampanye
terkait pelarangan visa kepada warga 7 negara, yaitu Irak, Iran, Suriah, Libya,
Yaman, Sudan, dan Somalia.Menurut draft keputusan, Amerika Serikat akan berhenti memproses visa selama 30
hari bagi negara-negara yang oleh pemerintahan Obama dipandang terlalu berisiko
untuk program bebas visa Amerika.Selain itu, Presiden Donald Trump juga mencuit
tentang keamanan nasional:
Reuters melaporkan
bahwa Presiden Trump diduga akan memerintahkan pelarangan penerimaan pengungsi
ke AS selama beberapa bulan, kecuali bagi mereka yang melarikan diri dari
penyesahan (persecution) agama minoritas.Menurut dokumen draft tersebut, pemerintahan Trump
memberlakukan larangan 120-hari kepada para pengungsi sampai pihak berwenang
menerapkan program pengungsi yang
lebih selektif.
Rencana itu
sejalan dengan rencana yang digagas dalam kampanye Presiden Trump untuk
"penjaringan ketat."Sementara itu, New
York Times mengutip para
pejabat Gedung Putih yang mengatakan bahwa Presiden Trump akan memerintahkan
pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko.
Dari artikel di
atas dapat disimpulkan bahwa intoleransi yang dilakukan Donald trump kepada
negara-negara islam adalah dengan cara melarang visa untuk 7 negara islam dan
juga menolak untuk menerima penggungsi dari wilayah tersebut karena Donald
trump beranggapan bahwa semua orang muslim mempunyai iman yang berakar dari
kekerasan dan kebencian. seperti halnya ISIS, yang telah menjadi kelompok
teroris beratas namakan islam yang ingin menjadikan seluruh masyarakat dunia
menjadi muslim.
Kita sebagai
muslim harus menunjukkan kepada dunia bahwa islam itu cinta damai. Dan apabila
ada kelompok yang mengaku islam tapi melakukan jihad yang dapat menimbulkan
keresahan dan perpecahan bagi umat
manusia, maka itu bukan islam, karena islam tidak mengajarkan yang seperti itu
dan islam tidak memaksa orang beragama selain islam unuk masuk islam. Sehingga dunia tidak menganggap bahwa islam
itu teroris.
Surat Al-Kafirun (109) 1-6
قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ ﴿١﴾ لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٢﴾ وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ ﴿٣﴾ وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴿٤﴾ وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ ﴿٥﴾ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ ﴿٦﴾
Artinya:Katakanlah:
“Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.Dan kamu
bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah
apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang
Aku sembah.Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al-Kafirun 1-6)

Komentar
Posting Komentar